Monday, July 18, 2016

Kiat Cerdas Memilih Bumbu Masak yang Masih Segar

Ingin membeli bumbu masak? Bumbu adalah komponen paling penting dalam suatu masakan. Sehingga ada baiknya ketika Anda memasak mulailah dengan memilih jenis bahan bumbu yang segar dan berkualitas. Tujuannya agar masakan yang dihasilkan memiliki cita rasa yang enak dan menggugah selera. Menurut beberapa informasi yang diberikan oleh ibu-ibu yang suka memasak dan ahli dalam bidang ini. Mereka cenderung mengatakan bahwa bahan untuk bumbu yang digunakan sama namun rasa masakan dan penghematan yang dilakukan tiap ibu tentu saja berbeda. Untuk mengetahui mengenai itu semua ada baiknya segera kenali beberapa informasi yang akan dibawah ini. 
Masakan Kari yang nikmat berasal dari bumbu masak yang segar foto:bumburesep.org

Berikut ini ada beberapa kiat cerdas memilih bahan untuk bumbu yang masih segar ketika dibeli langsung di warung.

  1. Tekstur
Dalam memilih bahan makanan mulailah dengan melihat mengenai tekstur kulit bumbu yang dimiliki. Biasanya tekstur yang dimiliki apabila masih dalam keadaan segar akan berwarna lebih gelap dan terhindarkan dari jamur. Terlebih apabila kelompok umbi-umbian misalnya saja jahe, kencur, lengkuas, kunir dan masih banyak lainnya. Jenis bahan bumbu ini apabila masih segar akan terlihat banyak tanah yang menempel. Namun apabila sudah lama atau layu warna yang ada berubah sedikit pucat dan bersih dari gumpalan tanah.

  1. Bau
Anda bisa mencium aroma bahan masakan yang ingin dibeli. Biasanya bau yang keluar dari bumbu masak yang masih segar adalah tajam dan menusuk aroma khas. Namun apabila sudah lama atau layu baunya tidak terlalu tajam saat menciumnya. Sehingga cara menciumnya merupakan salah satu kiat cerdas dalam memilih bahan bumbu yang tepat.

  1. Kering
Disarankan ketika membeli dan memilih bahan bumbu pastikan bahwa wadah atau tempat bumbu dari penjual adalah rotan atau sering disebut besek. Dengan menggunakan cara penyimpanan seperti ini maka biasanya hasil dari bahan tersebut yang dimiliki lebih kering. Hal ini karena sirkulasi udara yang ada didalamnya lancar dan hal ini tentunya berbeda dengan penyimpanan yang dilakukan dalam wadah. Sehingga kualitas dari masakan tersebut lebih terjamin.

  1. Cara penyimpanan
Disarankan ketika Anda menyimpannya di rumah tak berbeda jauh dengan cara penyimpanan pada poin ketiga yang sama dimiliki oleh penjual. Ada baiknya menempatkan pada besek terbuka dalam beberapa tempat. Misalnya saja bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, lengkuas dan masih banyak lainnya. Sedangkan bumbu bersih yang tidak perlu dikupas dalam wadah tertutup. Misalnya saja ketumbar, kemiri, gula jawa dan masih banyak lainnya.

  1. Sesuai keperluan
Anda disarankan membeli bahan untuk bumbu dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan saja. Hal ini dilakukan untuk menghindari bahan tersebut busuk. Apabila penyimpanan ditempat yang lembab dan dalam jumlah yang banyak. Maka mikroba akan mudah datang dan menjadi jamur. Dengan demikian tentunya bahan bumbu tersebut tidak dapat dipakai lagi. Akibatnya bumbu menjadi terbuang dan sangat mubazir jika bahan bumbu tersebut busuk.

  1. Kenali kadaluarsa
Anda harus mengenali kadaluarsa apabila dikemas dalam kemasan dalam wadah yang diberi merk. Dengan mengenali tanggal kadaluarsa tentunya akan terjamin kesegaran bumbu dan juga keamanannya. Sehingga Anda akan terhindar dari bahaya keracunan yang mudah datang. Dapat dikatakan ketelitian dibutuhkan bagi ibu rumah tangga yang pintar mengetahui hal ini adalah kewajiban demi memberikan makanan terbaik untuk keluarganya. Selain itu jangan lupa untuk membeli bumbu masak tiap pagi hari karena kesegaran bumbu masih terjamin.